ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI

APAKAH  FUNGSI  REPRODUKSI ?

Reproduksi merupakan kemampuan seseorang yang berfungsi untuk berketurunan sebagai bagian dari upaya pelestarian kehidupan manusia sesuai dengan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Untuk tujuan mulia itu manusia diberi alat-alat reproduksi.

BAGAIMANAKAH ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI PADA PRIA ?


Gambar-1 : Penampang melintang alat reproduksi pria.

Alat reproduksi pria terdiri atas bagian dalam maupun bagian luar. Alat reproduksi bagian luar terdiri atas : (1). Buah zakar (Penis) dan (2). Skrotum (Kantung buah pelir). Sedangkan alat  reproduksi bagian dalam terdiri atas : (3). Sepasang Buah Pelir (Testis), (4). Saluran  reproduksi  (Vas Deferens),   (5).  Kelenjar kelamin, (6). Saluran kemih penis (Uretra Penis). Uretra Penis merupakan saluran kemih sekaligus saluran ejakulasi berupa muara terusan dari Saluran Reproduksi (Vas Deferens), (7). Kandung Kemih (Vesika Urinaria), Kandung Mani (Vesika Seminalis). Pertemuan muara saluran tersebut tepat pada sekitar daerah Kelenjar Postrat. Buah pelir (Biji kemaluan) ini berfungsi untuk mengha¬silkan sel kelamin pria (sperma) dan hormon testosteron. Kelenjar kelamin menghasilkan getah kelamin. Sperma dan getah kelamin tersebut dinamakan Air Mani yang disimpan dalam kan¬tung mani dan dipancarkan keluar melalui uretra penis (saluran kemih di penis).

BAGAIMANAKAH ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI PADA WANITA?


Gambar-2 : Penampang melintang alat reproduksi wanita.

Alat dan fungsi reproduksi wanita terdiri atas bagian dalam dan bagian luar. Alat reproduksi bagian luar terdiri atas : (1). Celah Luar (Vulva), (2). Sepasang Bibir Besar (Labium Mayora) dan (3). Bibir Kecil (Labium Minora) yang terdapat disebelah kanan kiri Vulva. Di sebelah dalam dari Vulva terdapat (4). Kelentit (Clito¬ris), semacam Penis pada pria yang tumbuh mengecil, namun sangat peka karena penuh urat syaraf. Ke Vulva  ini  bermuara  dua  saluran,  yaitu  (5). Saluran  Kemih  dan (6). Liang Senggama (Vagina). Didalam vagina (tepatnya dimulut vagina) terdapat adanya (7). Selaput dara (Hymen). Alat reproduksi bagian dalam   terdiri  atas: (8). Sepasang Indung Telur (Ovarium), (9). Sepasang Saluran Reproduksi (Tuba Fallopi), serta (10). Rahim (Uterus). Di dalam Ovarium terdapat gelembung folikel penghasil  sel telur (ovum). Setiap bulan, salah satu (kadang lebih) ovum akan masak dan diovulasikan keluar menuju ke Tuba Fallopi. Buah dada juga disebut alat reproduksi, karena disiapkan untuk menyusui bayi hasil kelahiran. Keseluruhan alat reproduksi, termasuk buah dada, dan daerah-raerah sekitarnya sangat sensitif dan mudah dirangsang. Kadang disebut daerah erotik.

BAGAIMANA PROSES KEHAMILAN PADA WANITA?

Remaja putri yang telah menstruasi, berarti telah mampu bere¬produksi. Pada saat senggama, Walau hanya satu laki-laki memasukkan sperma ke saluran reproduksi wanita melalui rahim terus ke Tuba Fallopi. Bila dalam Tuba Fallopi ada ovum, maka sebuah spermatozoa bergabung dengan ovum tersebut dan terjadilah pembuahan membentuk Zigot satu sel. Zigot akan berjalan ke arah rahim sambil membelah terus menerus. Setiba di rahim kurang lebih satu minggu, ovum akan membenamkan diri  ke bawah permukaan rahim bagian atas. Selan¬jutnya pembelahan diri dan pertumbuhan ovum berkelanjutan dengan terbentuknya embrio (bakal fetus/janin) yang akhirnya tumbuh menjadi fetus (janin) lengkap. Janin dihubungkan dengan saluran plasenta di rahim dinding atas. Janin akan terus tumbuh dan berkembang. Menginjak usia kandungan sekitar  9 bulan 10 hari, bayi siap lahir.


PACARAN YANG AMAN DAN SEHAT

APAKAH PACARAN ITU ?

Pacaran adalah persahabatan pria  dan  wanita  yang  didasari  oleh rasa cinta  yang   berkelanjutan sampai ingin menjalin hubungan suami istri.

BAGAIMANAKAH PACARAN YANG AMAN DAN SEHAT ?

Dari sisi agama, pacaran yang aman dan sehat adalah pacaran yang tidak melanggar kaidah agama, tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan syahwat atau keinginan melakukan senggama.
Dari sudut kehidupan remaja, pacaran yang aman dan sehat adalah pacaran yang tidak menimbulkan akibat merugikan masa kini dan masa depan remaja, termasuk: menjadi hamil dan tertular penyakit. Oleh karenanya, pacaran paling burukpun masih bisa dimengerti asalkan  tidak melakukan senggama.

BAGAIMANAKAH SIKAP REMAJA LAKI-LAKI DAN REMAJA
PEREMPUAN BILAMANA BERPACARAN ?

Untuk mencegah terjadinya ‘kecelakaan’ disarankan agar para remaja, khususnya remaja putri, untuk menjaga jangan sampai terhanyut akibat daerah-daerah erotis dirangsang terus.. Bersikap keras pada pacar kalau mulai merangsang daerah erotis sangat disarankan. Menghindari bepergian ke tempat yang gelap, terpisah, juga dianjurkan.

Keperawanan, dalam arti selaput perawan (hymen) yang terletak di mulut vagina yang masih utuh, dari segi keseatan reproduksi, sebenarnya tidak terlalu penting. Namun dalam masyarakat kata keperawanan merupakan tanda kesucian wanita (yang kadang tidak adil dengan pria). Jadi layak dijaga pula untuk kesejahteraan kehidupan keluarga kelak.

Layak bila remaja perempuan harus lebih berhati-hati dalam berpacaran. Remaja laki-laki wajib menjaga kesucian pacarnya.  Pacaran menjadi salah sama sekali apabila tujuannya hanya untuk pemuasan nafsu syahwat. Atau sekedar gagah-gagahan, untuk menyombongkan diri. Antara lain dengan melakukan senggama sekedar untuk menunjukkan kelaki-lakian seseorang.

APAKAH SENGGAMA ITU?

Senggama disebut pula hubungan seksual, kadang hanya seks. Disebut pula penetrasi atau penembusan. Senggama merupakan kegiatan terpuji yang hanya boleh dilakukan oleh sepasang suami-istri yang sah yang saling mencintai, dalam rangka melanjutkan keturunan. Tujuannya jelas, ialah upaya melestarikan manusia di bumi. Oleh karena itu, Allah memberikan kenikmatan bagi mereka yang melakukan senggama dalam tujuan tersebut.

Senggama menjadi kehilangan arti mulia, kemudian berubah menjadi dosa, manakala dilakukan hanya untuk mencari kenikmatan sesaat, lebih-lebih bila tidak disertai rasa cinta di antara keduanya.

Senggama dilakukan dengan memasukkan penis ke dalam vagina wanita. Proses penetrasi (penembusan) ini menjadi mudah dan dinikmati kedua pihak, apabila sebelumnya para pelaku senggama saling merangsang daerah erotis (ialah alat reproduksi dan sekitarnya, buah dada wanita dan bagian badan lain), sehingga penis sangat tegang dan mengeluarkan cairan, sedang vagina membengkak dan basah oleh cairan vagina.  Seperti dijelaskan di atas, senggama menjadi jauh lebih nikmat bila didasari atas rasa cinta di antara keduanya. Senggama yang pertama kali dialami seorang wanita, ketika penis dimasukkan ke vagina, maka pecahlah selaput perawan yang ada dimulut vagina.

Patut untuk diketahui, bahwa selain senggama normal, di mana penis dimasukkan ke dalam vagina, ada pula senggama tidak normal, termasuk senggama oral (penis dimasukkan kedalam mulut) dan senggama anal (penis dimasukkan ke dalam dubur). Kedua cara senggama ini selain menyalahi fitrah kemanusiaan, juga sangat berbahaya karena lebih mudah menularkan berbagai penyakit, khususnya Penyakit Menular Seksual. Di antara dua orang laki-laki dapat dilakukan senggama tidak normal tersebut. Juga di antara dua wanita dapat dilakukan ‘pacaran tidak normal’, dalam arti saling merangsang alat reproduksi masing-masing untuk kepuasan bersama. Kegiatan-kegiatan tersebut jelas bertentangan dengan fitrah manusia

BAGAIMANAKAH KONDOM DAPAT MENCEGAH KEHAMILAN ?

Penggunaan kondom harus dipandang secara arif, Kondom hanyalah suatu alat untuk tujuan tertentu. Berfungsi mencegah bersatunya sperma dengan sel telur saat persenggamaan untuk kepentingan pengaturan kehamilan bagi kesejahteraan keluarga. Bila salah satu sedang menderita sakit, misalnya Penyakit Hubungan Seksual, Hepatitis atau AIDS, penggunaan kondom di antara suami istri dianjurkan, agar penyakit yang diderita salah satu dari mereka tidak menular kepada yang lain.


BAGAIMANA TINDAKAN  REMAJA AGAR TIDAK TERJERUMUS
DALAM DOSA SENGGAMA ?

Tindakan remaja yang paling penting ialah sikap keras dan pengendalian diri yang teguh untuk menjaga perilaku kita dari risiko-risiko yang bisa merusak masa depan.  Perlu dicamkan benar-benar oleh para remaja adalah, bahwa senggama sebelum nikah adalah perbuatan zina dan berdosa besar. Untuk tidak mendekati zina senggama, apalagi sampai melakukan senggama. Pacaran yang terlalu bebas akan dapat menjerumuskan para remaja dengan persenggamaan. Serta untuk menghindari menjadi hamil atau menghamili remaja perempuan lain.Pengendalian diri ini harus dilakukan berdua. Bila salah satu pihak (acapkali remaja laki-laki) agak lupa diri, maka pihak yang lain (terutama remaja putri) harus mampu mengingatkan. Kalau perlu secara keras dan tegas menolaknya.


KEHAMILAN DINI DAN ABORSI

APAKAH KEHAMILAN DINI ITU ?

Kehamilan dini adalah kehamilan yang terjadi terlalu dini pada remaja, di mana belum adanya kesiapan fisik, mental, dan sosial untuk mengandung dan melahir¬kan bayi. Kehamilan dini secara sosial terjadi akibat zina pada remaja yang belum menikah.

BAGAIMANA AKIBAT KEHAMILAN DINI BAGI REMAJA ?

Kehamilan dini di kalangan remaja, mengandung beberapa risiko negatif. Secara fisik, si ibu sendiri masih dalam taraf per¬tumbuhan. Perkembangan alat dan fungsi reproduksi masih belum sempurna.  Organ - organnya  masih  sangat muda dan belum siap benar untuk hamil dan melahirkan bayi, serta merawatnya sesudah persalinan, termasuk penyusuan. Kehamilan pada usia ini, dapat menyebabkan  cacat atau ketidaksempurnaan pada janin yang dikandungnya. Atau bayi menjadi kurang gizi dan mudah sakit. Kondisi kesehatan ibu muda juga sangat rentan terhadap berbagai penyakit yang akan mengganggu tumbuh-kembangnya sendiri.

Secara psikologis, kehamilan dini menimbulkan rasa malu remaja yang hamil dan semua anggota keluarganya. Walau bayinya suci, namun kedua orang tuanya menanggung dosa.  Harus dipahami, kehamilan dini menghancurkan keseluruhan cita-cita remaja. Apapun cita-citanya, semampu apapun  remaja dapat merealisasikannya, karena kehamilan semuanya jadi luluh lantak. Pendidikan terhenti. Sementara atau selamanya. Kehebatan semasa belum hamil hilang begitu saja. Yang tersisa hanyalah sesal dan kekecewaan.

BAGAIMANAKAH  KEHAMILAN  DINI  DAPAT  MENDORONG TERJADINYA ABORSI?

Bila rasa malu atas kehamilan bayi yang dikandungnya, karena teka¬nan mental maupun sosial, atau karena berpikir tentang pengembalian cita-cita lama yang bisa rusak karena kehamilan, maka beberapa remaja melakukan aborsi. Pada umumnya secara gelap (ilegal) dengan bantuan dukun atau bidan atau dokter. Karena dalam keadaan ini, aborsi ilegal tidak diperbolehkan

APA RISIKO MELAKUKAN ABORSI PADA KEHAMILAN DINI ?

Bahaya aborsi ialah kematian ibu muda. Paling tidak kandungan bisa rusak sehingga kemungkinan  tidak  dapat  hamil  lagi.  Bahaya  ini  menjadi  lebih  besar bila aborsi dilakukan  secara  sembrono  oleh  dukun , mantri atau orang lain, dan bukan dokter kebidanan.


APA TINDAKAN REMAJA AGAR TIDAK TERJERUMUS DALAM KEHAMILAN DINI MAUPUN ABORSI ?

Yang paling penting ialah pengendalian diri agar tidak melakukan senggama sebelum nikah. Penjagaan diri agar tidak terjerumus ke dalam situasi yang mendorong terjadinya senggama sangat dianjurkan. Sehingga kehamilan dini dapat dihindarkan. Aborsi ilegal dan segala akibatnya juga dapat dihindarkan.

1 komentar:

  1. Yg namanya pacaran dalam agama tuh haram, gada pacaran sehat dlm agama

    ReplyDelete